Manfaat daun randu masih begitu asing untuk banyak orang. Walau
sebenarnya daun ini dapat digunakan sebagai obat berbagai penyakit.
Pohon Randu juga di kenal dengan sebutan pohon kapuk karena pohon ini
mempunyai buah yang digunakan sebagai isian bantal atau kasur. Randu
yaitu tanaman tropis yang berasal dari daratan bagian utara Amerika
Tengah, Amerika Selatan, serta Karibia.
Tanaman ini banyak dibudidayakan di kawasan Asia, terlebih di Indonesia
lebih tepatnya pulau jawa. Oleh karena itu tanaman ini dapat disebut
sebagai kapuk jawa. Pohon randu tingginya dapat mencapai 60-70 meter
dengan diameter batang mencapai 3 meter.
Selain buahnya yang digunakan sebagai isian bantal, ternyata daun randu
juga memiliki beragam manfaat menguntungkan untuk manusia. Sayangnya
kurangnya akan pengetahuan tentang manfaat serta faedah mengakibatkan
daun tanaman ini umum digunakan sebagai makan ternak saja. Helai daun
randu berupa langset serta tak berbulu, panjangnya dapat mencapai 5 cm
dengan daun majemuk 5-9 tangkai panjang. Daun randu berbau lemah, kelat
serta terasa pahit.
Daunnya mempunyai kandungan kimia seperti saponin, tlafonida, tannin zat hidrat arang, damar hingga terasa pahit.
Apa saja manfaat dari daun randu ini? Ini dia informasi selengkapnya :
Obat Kumur
Daun randu bisa dijadikan obat kumur dengan cara mempersiapkan 2-10 gr
daun segar yang telah dicuci, lalu remas-remas daun itu ke dalam air
hingga berubah mejadi lenir. Saring air remasan tadi serta gunakan untuk
berkumur.
Menyembuhkan sakit mata
Cuci bersih beberapa helai daunnya. Lalu letakkan daun itu ke dalam
baskom, tuang air bersih secukupnya. Setelah itu remas-remas daun randu
hingga airnya berubah menjadi berlendir. Saring air perasan itu lalu
gunakan untuk membasuh mata. Caranya dengan mencelupkan mata ke dalam
air sembari mengkedip-kedipkan mata didalam air. Langkah tersebut
dilakukan untuk menyingkirkan kotoran pada mata.
Pohon kapuk sebagai obat asma
Pohon kapuk dipercaya mempunyai kemampuan sebagai obat tetapi hal ini
banyak ragam tergantung dimana ia tumbuh, seperti di Filipina dimana
pohon kapuk ditanam, kulitnya dianggap bisa menyembuhkan demam.
Pohon kapuk bisa menyembuhkan diare serta penyembuhkan luka
Manfaat kapuk yang lain yakni dapat juga berfungsi sebagai diuretik,
untuk diare serta sebagai obat pencahar. Terkadang diberikan kedalam
susu untuk anak-anak yang mengalami diare atau yang sering mengompol.
Kapuk dapat juga dipakai untuk menyembuhkan jari yang bengkak serta
luka. Rebusan bunga kapuk diberikan untuk sembelit serta infus daunnya
bisa dipakai untuk obat batuk, suara serak, serta radang sel*aput
len*dir pada hidung. Daun mudanya dipakai untuk menyembuhkan gonore.
Buah yang mentah bisa memberi penawar rasa sakit, serta sebagai zat yang
sangatlah bermanfaat untuk menenangkan membran mukosa dalam masalah
bronkitis dan lain-lain. Rebusan akar diberikan untuk diare serta
disentri yang kronis, sedangkan karet dari kulit kayu yaitu zat serta
obat penahan darah hingga baik untuk pengobatan luka.
Pohon kapuk dan manfaat antioksidan serta antidiabetes
Pada studi klinis sudah menunjukkan bahwa kulit batangnya mempunyai
sifat sebagai pelindung serta mempunyai sifat antioksidan (daun serta
kulit batang) sementara ekstrak akarnya mempunyai karakter
antidiabetes.
Menghilangkan Bekas Luka
Ambillah daun secukupnya lalu cuci bersih. Gosokkan pada bekas luka
berkali-kali, sebelumnya bersihkan luka dengan air hangat. Terakhir
basuh menggunakan sabun serta air bersih. Lakukan cara itu dengan cara
teratur setiap harinya hingga bekas luka memudar.
Menyuburkan rambut
Ambillah 15 helai daun randu lalu rebus menggunakan air hingga mendidih.
Kemudian didinginkan serta setelah dingin gunakanlah air rebusan itu
sebelum keramas. Caranya basahi rambut dengan air rebusan, pijat-pijat
kulit kepala serta diamkan selama 30 menit. Terakhir basuh dengan
shampoo. Lakukan langkah tersebut 2 x dalam seminggu.
Mudah-mudahan artikel tentang manfaat daun randu untuk kesehatan serta
obat alami ini bermanfaat untuk Anda. Terima kasih atas perhatiannya
serta mohon maaf bila ada kesalahan.

Post a Comment